PENDIDIKAN DISABILITAS MULTIKULTURAL BERBASIS DIGITAL HUMANISM
Synopsis
Buku ini membahas pentingnya pendidikan inklusif bagi penyandang disabilitas melalui pendekatan multikultural dan nilai-nilai digital humanism. Dalam konteks masyarakat Indonesia yang beragam, buku ini menekankan bahwa setiap individu—tanpa terkecuali—berhak mendapatkan pendidikan yang adil, setara, dan menghargai keberagaman.
Pembahasan dimulai dari konsep dasar disabilitas dan sejarah pendidikan di Sekolah Luar Biasa (SLB), termasuk studi kasus SLB Rahmawati Kholid yang menjadi contoh penerapan pendidikan inklusif berbasis budaya lokal. Buku ini juga mengupas filosofi dan implementasi pendidikan multikultural yang menekankan kesetaraan, toleransi, serta partisipasi aktif dalam kehidupan sosial masyarakat.
Dengan pendekatan kritis, penulis menyoroti tantangan pendidikan bagi kelompok marginal, pentingnya kebijakan anti-diskriminasi, serta urgensi reformasi pendidikan yang lebih inklusif dan manusiawi. Fokus utama juga diberikan pada pemanfaatan teknologi dan media digital dalam pendidikan SLB, termasuk digital humanism, penggunaan game sebagai media hipnoterapi, serta storytelling untuk meningkatkan kemampuan bahasa dan kognitif anak-anak disabilitas.











